Herman Khaeron: Sangat Tidak Mudah Memimpin Pertamina

RMOL. DPR RI mempercayakan pergantian Direktur Utama Pertamina sepenuhnya kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno.

Sementara ini, Kementerian BUMN menunjuk Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina, Nicke Widyawati, sebagai pelaksana tugas menggantikan Elia Massa Manik yang baru saja diberhentikan.

“Siapapun penggantinya merupakan otoritas dari pemilik saham pemerintah, yaitu Menteri BUMN, jadi terserah saja,” ujar Ketua Komisi VII DPR, Herman Khaeron, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4).

Herman menyebut, Pertamina merupakan BUMN yang cukup tinggi potensi investasi maupun risikonya. Tentu tidak bisa sembarang orang yang bisa memimpin perusahaan sekelas Pertamina. Apalagi, Pertamina saat ini masih terkendala kapasitas produksi dalam negeri dan kebutuhan masyarakat.

“Bayangkan saja kita memproduksi minyak rata-rata 780 ribu barel per hari, kalau kebutuhan BBM kita sehari 1,6 juta barel maka kebutuhan impornya sangat tinggi. Kebutuhan terhadap impor baik crued oil (minyak mentah) maupun BBM yang siap pakai sangat tinggi,” jelasnya.

Ia tekankan bahwa situasi itu tidak mudah bagi siapapun yang memimpin Pertamina.

“Harus betul-betul orang profesional dan mampu mengkonsolidasikan seluruh potensi itu,” tegasnya. [ald]

Related posts

Leave a Comment