Demokrasi Mati di Tangan Petugas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Portaldailynet, Jakarta – Rasa takut, kalut, dan marah karena terpojok dan merasa kalah, membuat orang akan menerjang secara membabi – buta. Tidak perduli norma – norma, aturan, bahkan tidak perduli jika harus hancur lebur. Mungkin seperti itulah yang tengah dirasakan, dan harus dilakukan Jokowi selaku Paslon dari petahana. Berbagai cara telah dilakukan. Mobilisasi para pejabat ASN untuk secara terselubung ikut mengkampanyekan dirinya. Dan menghukum Pejabat ASN yang menolak instruksinya dan mendukung kubu sebelah. Menebar janji -janji yang baru, sementara janji lama tak kunjung di tepati. Menambah banyak model kartu, padahal…

Lanjut ..

Memprovokasi dan Memecah belah, Jokowi Tidak Layak jadi Presiden.

Portaldailynet, Jakarta – Seorang Presiden adalah orang yang bisa menyatukan seluruh komponen masyarakat. Bisa merangkul kelompok – kelompok yang berbeda ide dan gagasan. Membuat aman dan tentram rakyat yang dipimpinnya. Bisa memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi Negeri. Lebih mengutamakan kepentingan Rakyatnya diatas kepentingan yang lainya. Mengetahui dan memahami dengan jelas tugas dan kewajiban sebagai seorang Presiden. Indonesia sebagai Negara yang besar, sejak mulai dari kemerdekaannya sampai saat ini telah beberapa kali ganti Presiden. Dari beberapa karakter seorang Presiden, kesemuanya mempunyai jiwa kepemimpinan, berusaha memakmurkan rakyatnya. Terkecuali Presiden yang terakhir ini,…

Lanjut ..

Hersubeno Arief: Perang Kotor Jokowi

Portaldailynet, Jakarta- Mudah-mudahan saja berita yang diturunkan laman tempo.co edisi Kamis (7/3) itu salah. Judulnya “Ketua Cakra 19: Jokowi Berpesan Gaspol Terus Soal Lahan Prabowo.” Seandainya benar, sikap Jokowi ini sangat tidak etis. Berpotensi melanggar praktik pemerintahan yang baik dan benar. Jokowi adalah capres sekaligus presiden yang tengah menjabat. Tidak pada tempatnya dia menggunakan informasi yang dimiliki oleh pemerintah untuk menyerang lawan politiknya. Ini adalah penyalahgunaan jabatan (abuse of power). Ketua Cakra 19 adalah Andi Wijayanto. Dia pernah diangkat Jokowi menjadi Mensekab hanya kurang dari 10 bulan. Setelah itu dia…

Lanjut ..

Ngemis Minta Ganti Rugi Lahan, Emak-emak Pingsan di Depan Jokowi

Portaldailynet, Jakarta- Ngemis Minta Ganti Rugi Lahan di Kaki Jokowi Jadi Tamparan Keras bagi Pemerintah. Seorang emak-emak pingsan di hadapan Jokowi saat peresmian jalan tol. Polisi evakuasi emak emak pingsan di depan Jokowi ketika dia menuntut ganti rugi lahannya untuk jalan tol saat Jokowi meresmikannya di Gerbang Tol Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (8/3 2019). LAMPUNG – Aksi emak emak bersimpuh dan mengemis minta ganti rugi lahan di kaki Presiden Jokowi menjadi tamparan keras bagi pemerintah. Terlebih aksi itu terjadi hanya beberapa saat setelah Jokowi memuji proses ganti lahan lahan…

Lanjut ..

Dana Desa, Benarkah Produk Pemerintahan Jokowi

Portaldailynet, Jakarta- Dana desa yang dikucurkan pemerintah sebesar 1 M setiap desa diklaim sebagai kebijakan pemerintah Joko Widodo. Memang kebijakan ini sangat membantu untuk pembangunan desa-desa khususnya di daerah-daearah yang masih sangat minim fasilitas umum, misalnya pembangunan jalan dan sebagainya. Namun dalam ini benarkah dana desa produk kebijakan presiden Jokowi semata? Menurut tokoh nasional/teknokrat senior Dr Rizal Ramli meminta Presiden Jokowi tidak melakukan ‘over claim’. Jokowi harusnya tidak asal klaim namun juga mengakui kinerja pemerintahan sebelumnya. Hal ini dikatakan ekonom senior Rizal Ramli dalam keterangan pers yang diterima redaksi, ditulis…

Lanjut ..

Halmahera, Tambang Emas dan Derita Rakyatnya era Jokowi

Kepada yth , Seluruh warga RI Di Manapun Anda berada . Khususnya Masyarakat Halmahera Maluku Utara.   Perlu kalian ketahui bahwa Tambang Emas yang Paling Terbesar di Seluruh Indonesia tempatnya bukan di Papua tapi tempatnya berada di Halmahera Maluku Utara . Dengan Segala Hormat , Saya Annisa Madaniyah , Memberitakan Tentang Tambang Emas yang ada di Halmahera . Pemberitahuan ini sengaja saya menggunakan bahasa Indonesia dan tiada satu pun kata kata intellect supaya Seluruh Lapisan Masyarakat bisa memahami semua apa yang saya tuliskan . Tambang Emas itu Milik negara kita…

Lanjut ..

Mengatasnamakan Rakyat, Jokowi Meminta Lahan Konsesi Dikembalikan

Portaldailynet, Jakarta- Pada diri Joko Widodo (Jokowi) ada berapa tabiat dan sikap yang tidak mencerminkan seorang negarawan. Diantaranya adalah grusa grusu, asal ngomong, umbar janji, suka meralat dan diralat apa yang telah menjadi ucapanya dan kemudian dengan mudah merevisinya. Satu lagi adalah tidak memberikan contoh terlebih dahulu apa dikatakannya sebagai pemimpin. Sebenarnya tabiat ini mungkin tidak begitu berdampak jika Dia cuma sebagai orang biasa. Tapi beda kondisinya karena Dia adalah figur seorang Presiden. Apa yang diucapkan dan dilakukan akan bisa berdampak pada jutaan rakyat yang dipimpinnya. Baru beberapa hari Jokowi…

Lanjut ..

Isu Kepemilikan Lahan, Jokowi Tutup Mata dengan Kubu Sendiri

Portaldailynet, Jakarta- Diangkatnya isu lahan oleh Jokowi saat debat membuat banyak isu berkembang dan berubah menjadi bola liar. Bagaimana tidak, bagaimanapun bola itu di giring, bola itu tidak hanya mengarah pada Prabowo saja. Tapi juga bergulir dan balik mengarah kepada kubu pendukung Jokowi. Sepertinya justru makin kencang berbalik, karena justru kepemilikan lahan paling banyak dan paling besar berada di kubu Jokowi. Sebut saja diantaranya, Ketum Partai Perindo dan Dewan Penasihat TKN, Hary Tanoesoedibjo menguasai 62.000 hektar lahan tambang di Musi Banyuasin dan Samarinda. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan…

Lanjut ..

Mengurus Negara dengan Janji, Ralat dan Revisi

Portaldailynet, Jakarta- Sepertinya harapan Perangkat Desa di Indonesia untuk mendapatkan penghasilan setara dengan Aparatur Sipil Negara Golongan IIA dan fasilitas BPJS di Maret 2019 kembali akan kandas dan tidak bisa terealisasi. Menyusul pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menegaskan penyesuaian gaji kepala desa dan perangkat desa lainnya tidak bisa berlaku efektif tahun ini sebab membutuhkan perubahan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sumber dananya sendiri, kata Tjahjo, akan dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), termasuk dana desa yang diberikan oleh pemerintah setiap tahun. “Karena tidak memungkinkan…

Lanjut ..

Dibalik Serangan Jokowi pada Personal Prabowo dalam Debat Capres 2019

Portaldailynet, Jakarta- Serangan kepada personal Prabowo yang dilakukan Jokowi dalam debat Capres 2019 kemaren bukanlah serangan asal menyerang. Ada indikasi mempunyai maksud dan pesan tersembunyi didalamnya. Kenapa yang diserang adalah kekayaan berupa kepemilikan lahan perkebunan HGU (hak guna usaha)? Apakah Jokowi dan tim suksesnya tidak mengetahui itu adalah lahan dengan HGU? Tentu saja mereka tahu dan paham betul perihal ini. Area atau lahan konsesi yang dikelola meliputi kawasan pegunungan di Aceh Tengah, sehingga menyediakan iklim yang sempurna bagi pertumbuhan Pinus Mercusii sebagai sumber bahan baku utama kertas gelondongan. Konsesi tersebut…

Lanjut ..

Debat Capres, Banyak Data Salah Disampaikan Jokowi, Apakah Ini Hoax?

Portaldailynet, Jakarta- Polisi Menetapkan ‘Jokowi Tersangka Penyebar Hoax?’ Oleh Nasruddin Djoha pada hari Senin, 18 Feb 2019 – 16:29:16 WIB Jokowi bikin heboh, seluruh rakyat Indonesia menjadi korban kebohongan Jokowi. Apa sebabnya ? Jokowi mengumbar Kabar bohong, informasi hoax yang bersumber dari data hoax. Ada banyak hoax Jokowi saat debat Pilpres kedua (17/2), diantaranya : Pertama, Hoax terkait selama tiga tahun terakhir ini tidak ada kebakaran hutan. Kedua, hoax yang menyebut tidak ada konflik untuk pembebasan lahan Infrastuktur. Ketiga, hoax besaran Import jagung pada tahun 2018 yang disebut hanya 180.000…

Lanjut ..

Kebijakan Jokowi yang Direvisi Tanda tak ada Komunikasi

Portaldailynet, Jakarta- Amburadul! Ini Sejumlah Kebijakan Jokowi yang Direvisi Termasuk Do’a Mbah Moen.  Sangat mudah dan cepat merevisi sebuah kebijakan? Pertanyaan mengenai kebiasaan tidak baik di era pemerintahan Joko Widodo ini sempat menggelayut di benak Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar. “Saya sempat berpikir mengapa di era sekarang banyak yang direvisi ya?” ujar dia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2). Dia menyebutkan beberapa contoh revisi yang dilakukan oleh Jokowi dan lingkaran kekuasaannya yang terjadi kurang dari dua bulan terakhir. Pertama, soal pembebasan Abu Bakar Baasyir. Jokowi mengatakan Baasyir dibebaskan dengan pertimbangan…

Lanjut ..

Jokowi Presiden Terlemah Sepanjang Sejarah Indonesia, kata Arbi Sanit

Portaldaily, Jakarta_- Ada kritikan keras terhadap kepemimpinan Jokowi sebagai Presiden Indonesia ke-7, kali ini datang dari Pengamat Politik Senior Universitas Indonesia, Arbi Sanit. Menurutnya, dari enam kali Indonesia memiliki presiden, Jokowi adalah presiden yang terlemah secara kekuasaan. “Jokowi adalah presiden terlemah sepanjang sejarah Indonesia. Ia lebih lemah daripada Gus Dur, bahkan lebih lemah daripada Megawati itu sendiri”, katanya Beliau menegaskan bahwa era kepemimpinan Jokowi sangat lemah dalam melakukan konsolidasi kekuasaan (deficit of power). Sehingga, hal tersebut berdampak, tidak sekadar politik yang heboh, tapi juga sangat gaduh. “Jokowi adalah presiden yang…

Lanjut ..

Madura Kereen! Jokowi Datang Warga Malah Teriak Jokowi Mole (Pulang) Dan Acungkan Dua Jari

Kamis, 20 Desember 2018

Faktakini.com, Madura – Sungguh luar biasa istiqomah dan tulusnya warga masyarakat Madura, Jawa Timur itu.

Saat menyambut kedatangan jokowi di madura,    masyarakat madura disuruh nyanyikan lagu “Jokowi pole” (jokowi lagi).

Namun apa yang terjadi??  ternyata Masyarakat madura dengan serempak menyanyikan “Jokowi mole” (Jokowi pulang) sambil angkat dua jari 🤭😂

❤PERLAWANAN MADURA YANG LUAR BIASA

Ada sejumlah catatan yg menarik dari acara Deklarasi Ulama Madura Dukung Jokowi di Bangkalan Madura, 19 Des 2018.

Sebelumnya La Nyala Mattaliti menjanjikan akan mendatangkan ratusan ribu warga dan seribu Kyai-Ulama Madura pendukung Jokowi. Ternyata hanya ada 13 ulama yg naik ke panggung dan membacakan deklarasi.

Jelas ini merupakan suara lonceng kematian bagi La Nyala yg bertaruh potong leher jika Jokowi kalah di bumi Madura.

Enggannya ulama mendatangi acara tersebut merupakan tamparan keras. Pasalnya Yenny Wahid sudah bekerja keras merayu para Kyai ternama yang menolak kedatangan Jokowi, agar bersikap melunak.

Yenny sampai susah payah datang pakai helikopter dan memasang foto Gus Dur di sampul undangan. Tetap yang banyak datang adalah wartawan, banser, dan aparat.

Bagaimana dengan warga dan santri..?
Ini lebih mengejutkan lagi! Puluhan warga dan santri yg duduk di bawah tenda di luar gedung serbaguna Ratu Abuh, malah terang-terangan menyanyikan yel-yel ‘Jokowi Mole’. Jokowi pulang saja.

Gerakan tanpa tedeng aling-aling menolak Jokowi dengan cara gembira dan damai ini, jelas bisa menjadi ‘virus’ semangat yg penularannya ke seluruh Indonesia bisa tak terbendung. Dapat mewabah secara nasional. Lucu dan sensasional. Rakyat gembira, tanpa kekerasan, dan konstitusional.

Lho kan habis itu Jokowi lantas membagikan 2.050 Sertifikat tanah kepada warga, mosok masyarakat tak kepincut pilih Jokowi..? Baca saja komen-komen yang tertulis di bawah berita soal itu. Kita akan tertawa terbahak dibuatnya.

Ngeri memang..! Rakyat kita sudah pintar.
Madura kok dilawan! 💪💪💪 …(tulisan Agi Betha)

Lanjut ..