Go-Jek Apresiasi Pelarangan Penggunaan GPS Saat Berkendara

Liputan6.com, Jakarta – Pengemudi yang mengoperasikan fitur global positioning system (GPS) di aplikasi penunjuk arah sambil berkendara akan didenda Rp 750 ribu dan juga pidana kurungan selama tiga bulan.

Hal itu dipastikan oleh Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol, Herman Ruswandi. Menurutnya, larangan penggunaan GPS ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sudah diatur di pasal 106 ayat 1 dan pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, sehingga tidak diragukan lagi,” kata Herman seperti dikutip dari Antara.

Menanggapi aturan tersebut, Go-Jek sebagai penyedia layanan ride-hailing di Indonesia turut mengapresiasinya.

Baca Juga

Go-Jek Perluas Layanan di BangkokGo-Jek Dapat Suntikan Dana Segar dari Google, JD.com dan TencentRute dan Tarif Berbeda Saat Pesan Grab dan Go-Jek? Ini Penjelasannya

Menurut VP Corporate Affairs Go-Jek, Michael Reza Say, pihaknya sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas

Seperti diketahui, fitur GPS di aplikasi penunjuk arah kerap menjadi andalan mitra pengemudi Go-Jek saat membawa penumpang.

“Keselamatan berkendara merupakan prioritas bagi Go-Jek, hal ini merupakan komitmen kami dan dilaksanakan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui pelatihan safety riding maupun aturan standar berkendara Go-Jek,” ujarnya dalam pesan singkat ke Tekno Liputan6.com, Senin (11/2/2019).

Lebih lanjut Michael menuturkan tidak hanya dari mitra pengemudi, Go-Jek juga mengimbau para pelanggan untuk dapat memberikan informasi alamat tujuan dengan jelas. Dengan demikian, penggunaan fitur GPS di aplikasi penunjuk arah dapat dikurangi.

“Kami juga ingin memanfaatkan momentum ini untuk mengimbau pelanggan bisa memberikan alamat jelas saat melakukan pemesanan sebagai panduan mitra pengemudi dalam mencapai lokasi tujuan, agar pencarian alamat dapat dilakukan sebelum trip dimulai, sehingga mengurangi penggunaan GPS sambil berkendara,” tulisnya.

Original Source

Related posts

Leave a Comment