Pemerintah Diimbau Tidak Gegabah Tetapkan Tarif Ojol

Pemaparan hasil survei RISED tentang kenaikan tarif ojek online. Liputan6.com/ Surya Handika R

Lebih lanjut, menurut Faisal, tingkat konsumsi pengguna layanan ojol menjadi faktor kunci penggerak keberlangsungan usaha transportasi online dan sumber pendapatan mitra. Oleh sebab itu, kebijakan terkait ojol perlu diperhatikan dengan seksama.

Ekonomi digital harus terus didorong dalam menciptakan lapangan kerja dan menyejahterakan masyarakat.

Berdasarkan hasil survei, 72 persen responden menggunakan ojol untuk pergi ke sekolah atau kantor. Sementara dari sisi jarak tempuh, 79,21 persen responden menggunakan ojol sejauh 0-10km per hari.

Angka tersebut menunjukkan, masyarakat menggunakan ojol untuk mobilitas jangka pendek. Serta, ojol juga mendukung konsumen terhubung dengan transportasi massal untuk berpergian ajarak jauh.

Sementara hanya 20,78 persen responden yang menggunakan ojol untuk berpergian sejauh 15-25 km per hari.

(Surya Handika R/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Original Source

Related posts

Leave a Comment