Pertarungan Huawei P30 Lite vs Samsung S10e, Siapa yang Unggul?

Sementara itu, S10E menampilkan layar AMOLED dinamis dengan rasio aspek 19: 9, resolusi 1080 x 2280 piksel, dan kerapatan piksel 438ppi. Layar selalu aktif menawarkan dukungan HDR10 +, dan dilindungi oleh Corning’s Gorilla Glass 5.

Tak hanya itu, S10E memiliki rasio screen-to-body 83,3% dan layar memiliki lubang di sudut kanan atas untuk mengakomodasi kamera depan.

Spesifikasi internal

Kalau dilihat, Huawei P30 Lite lebih sederhana ketimbang S10E dalam hal spesifikasi internal. P30 Lite ditenagai oleh prosesor Kirin 710 octa-core mid-range dengan Mali-G51 GPU. Di Indonesia hadir dalam varian RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Perangkat ini mendukung penyimpanan eksternal hingga 512GB melalui slot microSD.

Perangkat Huawei memiliki daya baterai 3.340 mAh dengan dukungan pengisian cepat 18W melalui port USB Type-C. Tetapi tidak mendukung pengisian nirkabel. Di bagian depan perangkat lunak, ini menjalankan kulit EMUI 9.0 kustom Huawei di atas Android 9 Pie.

Sebaliknya, Galaxy S10E mengemas prosesor Qualcomm Snapdragon 855 dengan 6GB RAM dan 128GB penyimpanan internal. Ada juga varian RAM 8GB dengan penyimpanan 256GB. S10E juga mendukung memori eksternal hingga 512GB melalui slot kartu microSD.

S10E memiliki baterai 3100mAh dengan pengisian daya 15W cepat dan dukungan pengisian nirkabel. Ini juga mendukung pengisian nirkabel dua arah, memungkinkan Anda untuk mengisi daya aksesori dan perangkat lain yang kompatibel dengan meletakkannya pada bagian belakang S10E.

Hal itu menjalankan Samsung One UI di atas Android 9 Pie. One UI skin menampilkan opsi navigasi di dekat bagian bawah layar untuk memastikan mereka berada dalam jangkauan ibu jari Anda, sementara konten ditampilkan di bagian atas layar.

Kamera

Huawei dan Samsung telah membuktikan keberanian mereka dalam fotografi smartphone. Meskipun harganya terjangkau, P30 Lite mendapat sistem tiga kamera di bagian belakang. Ini mengemas lensa utama 24MP dengan aperture f/1.8, sensor ultra lebar 8MP, dan sensor kedalaman 2MP untuk efek bokeh.

Kamera mendukung mode Potret, mode Malam, Mode Pro, selang waktu, dan fotografi HDR. Di bagian depan, ponsel itu mendapat lensa 32MP dengan aperture f/2.0 dan dukungan HDR.

Untuk Galaxy S10E memiliki fitur pengaturan dua kamera di bagian belakang. Ini terdiri dari lensa sudut lebar 12MP dengan lubang variabel f ​​/ 1.5 dan f / 2.4, dan lensa sudut ultra lebar 123MP 16 derajat dengan bukaan f/2.2.

Hal tersebut mendukung perekaman video 4K dan OIS. Lubang pada lensa sudut lebar beralih secara otomatis di antara keduanya tergantung pada kondisi pencahayaan untuk mengambil bidikan terbaik. Di bagian depan, ia memiliki lensa 10MP dengan aperture f/1.9, sama dengan Galaxy S10 yang lebih mahal.

Harga

Galaxy S10E lebih dari dua kali lebih mahal dari P30 Lite. Pasalnya, ponsel itu memiliki layar AMOLED yang unggul dan prosesor yang jauh lebih cepat daripada P30 Lite. Harganya Rp 10.499.000 untuk model 6GB / 128GB. Untuk Huawei P30 Lite menawarkan lebih murah dengan fitur lengkap yang tidak kalah menarik dari Samsung S10e hanya dengan RpRp 4.299,000.

Kesimpulan

Dengan Huawei P30 Lite memiliki layar dan prosesor yang lebih rendah. Dengan kurang dari setengah harga Galaxy S10e, P30 Lite menawarkan layar yang lebih besar, megapiksel yang lebih besar, dan baterai yang lebih besar dikemas dalam desain nuansa premium sebagai versi P30 yang lebih tinggi. Untuk konsumen yang mencari versi unggulan lite, Huawei P30 Lite mungkin menjadi versi terbaik di pasaran saat ini.

Perbandingan foto

P30 Lite (kiri) dan Samsung S10E (kanan). Untuk foto bokeh, hasil foto P30 Lite dapat menghasilkan detail tekstur dari figurin yang lebih jelas dalam kondisi indoor, dan bokeh yang lebih rapi dan menyeluruh. Namun hasil foto Samsung S10e bisa mengangkat bayangan sehingga warna menjadi lebih merata.

Original Source

Related posts

Leave a Comment