Rusia Minta Telegram Dihapus dari Google Play & Apple Store

JAKARTA – Upaya Pemerintah Rusia terkait pemblokiran layanan Telegram terus dilakukan. Hal ini dilakukan dengan meminta pemilik toko aplikasi seperti Google dan Apple untuk menghapus aplikasi tersebut dari toko mereka, setidaknya di wilayah Rusia.

Permintaan ini datang langsung dari Lembaga Pemerintahan Komunikasi dan Informatika Rusia, Roskomnadzor. Langkah ini dilakukan setelah Pemerintah Rusia secara resmi memerintahkan pemberhentian layanan Telegram di Rusia.

Namun nampaknya, hingga saat ini baik Google dan Apple belum memberikan keterangan terkait penghapusan ini. Dan nampaknya, para pengguna di Rusia masih dapat mengunduh layanan tersebut.

Baca Juga : Tak Bisa Beroperasi di Kampung Halaman, Telegram Gigit Jari

Pada akhirnya, Pemerintah Rusia pun mencari cara lain untuk memberhentikan layanan tersebut. Salah satunya adalah menutup jutaan alamat IP Google di Rusia. Hal ini dilakukan Telegram ditengarai menggunakan hosting Google untuk menjalankan layanan mereka.

Selain itu, seperti dikutip dari laman Gizmodo, Rabu (18/4/2018) hal ini terjadi juga pada alamat IP Amazon di Rusia. Hal ini dikarenakan belakangan ini, aplikasi chatting terenkripsi milik Pavel Durov tersebut menggunakan layanan dari Amazon.

Baca Juga : Mark Zuckerberg Versi Rusia, Siapa Dia?

Akan tetapi, para pengguna internet di Rusia, terutama para gamer mengeluhkan aksi pemblokiran tersebut. Hal ini dikarenakan beberapa game dilaporkan tidak bisa diakses oleh para gamer.

Mirisnya, meski Pemerintah Rusia telah memblokir jutaan alamat IP, para pengguna aplikasi Telegram masih dapat menggunakannya tanpa VPN. Ini berarti, Pemerintah belum melakukan apapun terkait pemblokiran aplikasi Telegram.

Sekedar informasi, CEO Telegram Pavel Durov berjani kepada masyarakat Rusia agar mereka akan tetap bisa menggunakan layanan Telegram. Meski hal tersebut pada akhirnya harus membuat mereka kuncing-kucingan dengan pemerintah Rusia. (chn)

(kem)

Related posts

Leave a Comment