Melarang Mendokumentasi Jalannya Pemilu, Indikasi Adanya Kecurangan

Portaldaily.net, Jakarta – Jika memang tidak melakukan kecurangan – kecurangan dalam proses Pemilu, tidak harus takut dan merasa tidak nyaman. Mengapa harus ada permintaan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) agar melarang masyarakat mengambil gambar dan video di TPS -TPS. Adanya permintaan dari Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti yang meminta Bawaslu melarang masyarakat memotret atau merekam video di tempat pemungutan suara (TPS). Baik saat pencoblosan maupun penghitungan suara. Menurut Ray, rencana yang akan dilakukan simpatisan calon presiden-wakil presiden untuk memotret dan mendokumentasikan aktivitas di TPS bisa menimbulkan suasana tak nyaman.…

Lanjut ..

Pemerintahan Jokowi tidak Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi RI

Portaldaily.net, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama kepemimpinan Jokowi hanya mampu bertahan di angka 5% saja. Seharusnya dengan adanya seorang Presiden yang memimpin sebuah negara yamg besar, bisa mendapatkan hasil yang lebih dari itu. Tapi sepertinya, adanya Presiden di negeri ini tidak mempunyai pengaruh bahkan tidak berdampak sedikitpun terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 2014 ekonomi nasional hanya mentok di kisaran 5%-an. Pad tahun 2014, ekonomi RI tumbuh 5,02%. Lalu di 2015 hanya 4,79%. Pada 2016 realisasi pertumbuhan ekonomi ada di 5,02%. Selanjutnya, di 2017,…

Lanjut ..

Rakyat Menyumbang Capresnya, Tanda Kebangkitan Kekuatan Rakyat

Portaldailynet, Jakarta – Gelombang arus Rakyat bawah yang mempunyai keinginan akan suatu perubahan nampaknya sudah tak terbendung lagi. Susahnya perekonomian, kurangnya lapangan pekerjaan, tidak terjaminya keadilan hukum menjadi beberapa alasan masyarakat, untuk mengganti Presiden pada pemilu nanti. Tidak taat akan aturan Pemilu yang dipertontonkan oleh Paslon petahana dan para pendukungnya. Bawaslu dan Polri yang seharusnya menjadi pengawas dan wasit justru tidak netral dan ikut dalam gelanggang permainan, mendukung petahana. Terkekangnya kebebasan mengutarakan pendapat dan menentukan pilihan. Semakin menambah dorongan untuk mengganti Presiden. Ancaman dan intimidasi dengan jeratan hukum pidana dan…

Lanjut ..

Netralitas Polri Tergadai di Pilpres

Mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Azis. Portaldailynet, Jakarta – Masihkah kita mempercayai netralitas aparat di masa Pemerintahan Jokowi? Rasanya hal itu menjadi pertanyaan yang mudah dijawab. Bahwa saat ini kasat mata, bahwa aparat yang seharusnya bertugas menjaga kedaulatan negara dan menjaga keamanan masyarakat telah terseret masuk ke dalam kegiatan politik praktis. Pengakuan mantan Kapolsek Pasirwangi Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ajun Komisaris Sulman Azis, membuat mata kita semakin terbuka melihat kebobrokan Korp Bhayangkara. Lembaga negara yang seharusnya netral mengawal demokrasi, malah ikut-ikutan melacurkan diri demi merebut kekuasaan. Sulman mengaku diperintahkan untuk…

Lanjut ..

Pertarungan Boneka dengan Pejuang NKRI

Portaldaily, Jakarta – Semakin mendekati hari pencoblosan, kubu petahana semakin gencar memprovokkasi, memecah belah, membuat berita bohong (hoaks) dan memfitnah. Bukan menyampaikan program – program pembangunan untuk lima tahun kedepan. Rakyat justru semakin dibuat resah dan ketakutan. Mungkin inilah arti dari kata “Saya akan lawan” dari Capres Jokowi beberapa hari yang kemarin. Setelah diancam dan ditakut – takuti dengan jeratan UU terorisme, bagi penyebaran hoaks. Dan ancaman pidana bagi penyeru ajakan golput. Kini rakyat diprovokasi, dan dipecah belah serta di fitnah dengan fitnah yang teramat keji. Adalah mantan Kepala Badan…

Lanjut ..

Demokrasi Mati di Tangan Petugas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Portaldailynet, Jakarta – Rasa takut, kalut, dan marah karena terpojok dan merasa kalah, membuat orang akan menerjang secara membabi – buta. Tidak perduli norma – norma, aturan, bahkan tidak perduli jika harus hancur lebur. Mungkin seperti itulah yang tengah dirasakan, dan harus dilakukan Jokowi selaku Paslon dari petahana. Berbagai cara telah dilakukan. Mobilisasi para pejabat ASN untuk secara terselubung ikut mengkampanyekan dirinya. Dan menghukum Pejabat ASN yang menolak instruksinya dan mendukung kubu sebelah. Menebar janji -janji yang baru, sementara janji lama tak kunjung di tepati. Menambah banyak model kartu, padahal…

Lanjut ..

Pancasila Tidak Sakti Menghadapi Budaya Birokrasi dan Watak Sakit Korupsi

Portaldailynet, Jakarta – Maraknya pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tertangkap tangan belakangan ini menandakan ada yang salah di dalam tubuh lembaga Negara ini. Bahkan bisa jadi ada yang salah dalam sistem tatanan bernegara dan bermasyarakat. Banyaknya pegawai, pejabat, dan pimpinan lembaga negara yang menyalahgunakan wewenangnya untuk melakukan tindakan korupsi. Hal ini tidak bisa dinilai dari satu sisi saja. Bahwa hanya yang melakukan korupsi saja yang salah. Tapi ini lebih dari itu. Jadi dimanakah letak kesalahannya. Apakah ada di sistem lembaga negaranya? Program BUMN bersih telah di jalankan. Dengan…

Lanjut ..

Memprovokasi dan Memecah belah, Jokowi Tidak Layak jadi Presiden.

Portaldailynet, Jakarta – Seorang Presiden adalah orang yang bisa menyatukan seluruh komponen masyarakat. Bisa merangkul kelompok – kelompok yang berbeda ide dan gagasan. Membuat aman dan tentram rakyat yang dipimpinnya. Bisa memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi Negeri. Lebih mengutamakan kepentingan Rakyatnya diatas kepentingan yang lainya. Mengetahui dan memahami dengan jelas tugas dan kewajiban sebagai seorang Presiden. Indonesia sebagai Negara yang besar, sejak mulai dari kemerdekaannya sampai saat ini telah beberapa kali ganti Presiden. Dari beberapa karakter seorang Presiden, kesemuanya mempunyai jiwa kepemimpinan, berusaha memakmurkan rakyatnya. Terkecuali Presiden yang terakhir ini,…

Lanjut ..

Tergerusnya Legitimasi Pemilu

Portaldailynet, Jakarta – Menjelang pelaksanaa Pemilu yang tinggal kurang dari satu bulan lagi, indikasi akan kecurangan semakin nyata. Pesta Demokrasi yang konon menandakan dan menjadi barometer sebagai asas tatanan bernegara dan bermasyarakat paling sempurna. Dijaminnya kebebasan untuk bependapat, bersuara, saling beradu gagasan dan ide untuk perubahan kearah kemajuan. Tapi pada prakteknya, pesta Demokrasi sekarang berubah menjadi ajang pergulatan barbar. Menjadi pesta keculasan dan penjegalan. Kebebasan untuk memilih, mengutarakan suara dan pendapat dikebiri dan dikekang. Hukum dan undang – undang dipakai untuk menggebuk dan membungkam suara lawan. Persekusi terhadap ulama dan pembicara…

Lanjut ..

Jerat Undang – Undang Terorisme untuk Penyebar Berita Hoaks, Bentuk Kekalutan dan Hilangnya Akal sehat

Portaldailynet, Jakarta – Keinginan melanggengkan kekuasaan, membuat segala cara dilakukan. Mengerahkan segala kemampuan yang dimilikinya. Menyalahguanakan jabatan, memakai jabatanya untuk tetap mendukung dan melindungi penguasa. Tanpa memikirkan keadilan, serta kepentingan – kepentingan rakyat. Mendefinisikan suatu perkara sesuai logika, kepentingan dan hawa nafsu penguasa. Memaksakan hukum yang tidak pada tempatnya. Menakut – nakuti masyarakat dengan mengatas namakan hukum. Demi memenangkan pemilu, demi membungkam suara – suara kebenaran. Demi melindungi dan menyatakan bahwa kelompoknya, simpatisanya, dan pendukungnya bukan penyebar hoaks. Dibuatlah penggiringan opini di masyarakat. Dibikinlah seakan – akan semua suara kebeneran,…

Lanjut ..

Mahfud MD, Biaya 18 M Tergolong Murah, Hilang Akal Sehat dan Rasa Empati

Portaldailynet, Jakarta – Tingginya jabatan, banyaknya ilmu, matangnya usia tidak lantas membuat seoarang tambah bijaksana, ketika nafsu kekuasaan dan tamaknya akan dunia menguasainya. Sebagai seorang Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sekaligus Pakar Hukum dan Tata Negara. Mahfud MD seharusnya tidak pantas menyebut biaya Rp 18 miliar masih tergolong murah untuk anggaran suatu acara hura- hura tampa memeperhatikan rakyat yang sedang kesusahan. Banyaknya bencana yang terjadi. Tentunya sebagai Anggota Dewan Pengarah BPIP, paham betul kemana arah acara tersebut. Jangan berlindung di balik kata Nasionalisme. Karena di Jawa tidak…

Lanjut ..

Derita Rakyat Dibawah Pemimpin Bernalar Sempit

Portaldailynet, Jakarta – Ketika seorang Pemimpin lebih mendahulukan keegoisan kepentingan pribadinya, golongannya serta kelompoknya. Maka himbauan, kritikan, dan hujatan tidak mampu lagi membuka pintu sanubarinya. Betapa rakyatnya masih banyak yang mengalami kesengsaraan ditengah – tengah kemerosotan dan himpitan ekonomi. Ditengah perekonomian rakyat yang sedang mengalami penurunan bahkan banyak daerah dilanda bencana. Acara bertajuk apel kebangsaan yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tetap berlangsung di Lapangan Simpang Lima, Semarang pada Minggu (17/3/2019). Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari itu disebut menghabiskan anggaran Rp 18 miliar. Sumber dana itu seluruhnya diambilkan…

Lanjut ..

Rakyat Menginginkan Perubahan, Rakyat Ingin Ganti Presiden

Portaldailynet, Jakarta – Keinginan Rakyat Indonesia agar bisa mendapatkan Presiden baru sudah tidak bisa terbendung lagi. Kerinduan akan sosok Presiden yang bisa membawa perubahan kearah kehidupan yang lebih baik. Sosok yang mampu memimpin bangsa yang besar ini, menjadi bangsa yang berdaulat dan bermartabat. Menjadikan negara ini sebagai negara yang adil makmur, bagi seluruh rakyatnya. Sosok yang tidak dimiliki oleh Presiden saat ini (Jokowi), yang sekaligus mencalonkan kembali sebagai Capres. Tidak ada dalam diri Jokowi, sosok sebagai pemimpin yang mempunyai wibawa, dan mampu memberikan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat bangsa ini.…

Lanjut ..

Demokrasi Rasa Diktator

Portaldailynet, Jakarta – Sejarah Bangsa Indonesia telah mencatat, sistem Demokrasi yang dipakai tidak bisa memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Dari mulai merdeka, Republik ini telah memilih Demokrasi sebagai landasan dasar bernegara dan dianggap sebagai sistem yang terbaik. Demokrasi yang digadang-gadang bisa mengakomodir kemajemukan bangsa yang besar ini ternyata jauh panggang dari apinya. Sistem yang menuhankan suara rakyat. Suara rakyat adalah suara Tuhan, ternyata dalam perakteknya, rakyat tetap sebagai obyek bukan sebagai subyek. Setiap pesta Demokrasi digelar rakyat diberikan panggung yang terbesar. Seakan suara rakyat akan sangat menentukan, bagaimana…

Lanjut ..

Menempeleng ala Menteri Pertahanan

Portaldailynet, Jakarta – Mencoba memahami arti kata tempeleng yang di ucapakan oleh seorang Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Yang disampaikannya dalam sambutan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Bela Negara di Kemhan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019). “Saya selalu baca surat itu lakum diinukum waliyadiin, agamamu, agamamu. Kamu tidak menyembah apa yang saya sembah dan saya tidak menyembah apa yang kamu sembah. Masuk neraka itu urusan Tuhan, enaknya kalau bilang kafir-kafir. Kalau ada yang bilang kafir, saya tempeleng. Pancasila itu persatuan Indonesia yang berperikemanusiaan,” tuturnya. Karena itu, masyarakat…

Lanjut ..