Rakyat Menyumbang Capresnya, Tanda Kebangkitan Kekuatan Rakyat

Portaldailynet, Jakarta – Gelombang arus Rakyat bawah yang mempunyai keinginan akan suatu perubahan nampaknya sudah tak terbendung lagi. Susahnya perekonomian, kurangnya lapangan pekerjaan, tidak terjaminya keadilan hukum menjadi beberapa alasan masyarakat, untuk mengganti Presiden pada pemilu nanti.

Tidak taat akan aturan Pemilu yang dipertontonkan oleh Paslon petahana dan para pendukungnya. Bawaslu dan Polri yang seharusnya menjadi pengawas dan wasit justru tidak netral dan ikut dalam gelanggang permainan, mendukung petahana. Terkekangnya kebebasan mengutarakan pendapat dan menentukan pilihan. Semakin menambah dorongan untuk mengganti Presiden.

Ancaman dan intimidasi dengan jeratan hukum pidana dan undang – undang terorisme tidak membuat masyarakat berhenti menggaungkan keinginan ganti Presiden.

Sepinya antusias masyarakat di setiap kampanye terbuka Capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi – Amin menandai rakyat mulai meninggalkan Paslon petahana. Sedang di kubu Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo – Sandi selalu pecaah. Antusiasme masyarakat disetiap kampanye terbuka Prabowo – Sandi selalu tinggi.

Bahkan ada fenomena yang menarik, rakyat menyumbang untuk calon Presidennya. Ini menandakan bahwa keinginan Rakyat mengganti Presiden begitu tinggi. Rakyat rela dan percaya mengeluarkan hartanya untuk Capres dan Cawapres pilihan mereka.

Rakyat tidak menginginkan lagi pembagian sembako dalam setiap kampanye terbuka. Jika pada akhirnya akan membuat mereka sengsara lima tahun kedepan.

Fitnah dan tuduhan keji yang di lontarkan kubu Paslon 01 tidak membuat rakyat tepengaruh. Ide dan gagasan pembangunan indonesia yang adil makmur yang mereka terima.

Rakya Indonesia sudah cerdas. Melihat dan membedakan mana Capres yang mempunyai ide untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia untuk lima tahun kedepan. Dan mana Capres yang tidak mempunyai ide lain selain membanggakan kerjanya selama memimpin. Yang selama ini dirasakan masyarakat makin mengsengsarakan dan mencekik mereka.

Keinginan ganti Presiden sudah tak terbendung lagi. Dan tinggal selangkah lagi keinginan itu akan terwujud.
Tekad dan keinginan rakyat Indonesia sudah bulat.
Rakyat sudah bangit, menggalang kekuatan.
Saatnya menentukan untuk kehidupan rakyat indonesia yang lebih baik.
Saatnya ganti Presiden.
Hanya kecurangan dan keculasan rezim ini yang bisa menggagalkanya.

 

(jo)

Related posts

Leave a Comment